PROTES BESAR WARGA AS DI MICHIGAN


Sesuai instruksi atau perintah yang dikeluarkan oleh otoritas setempat di kota Michigan bagi warnganya untuk tinggal di rumah saja guna membatasi penyebaran virus Corona (COVID-19) akhirnya memicu aksi protes besar di beberapa wilayah bagian Amerika Serikat (AS).Tepatnya di kota Michigan ada ribuan warga Michigan, dan sebagian ada yang membawa senjata api, terjun ke jalanan ibu kota Lansing untuk menyampaikan protes mengenai perintah yang diberlakukan Gubernur Gretchen Whitmer ini.

Aksi protes di Michigan ini tercatat sebagai yang aksi terbesar pada  hari Rabu ini tgl (15/4) waktu setempat. Konon diberitakan oleh media AFP bahwa paling tidak ada sedikitnya 1.900 korban meninggal dunia akibat virus Corona di negara bagian Michigan. Dan jumlah tersebut menjadi angka kematian tertinggi ketiga di AS.

Orang orang yang turun protes di  jalan kota Michigan, mereka menyebut aksinya sebagai 'Operation Gridlock',  danh hal tersebut  sangat memicu kemacetan lalu lintas di sekitar gedung capitol setempat.

Ada lagi kelompok koalisi sayap kanan yang menyebut diri sebagai 'Michiganers Against Excessive Quarantine' merupakan kelompok yang menggelar aksi protes ini. Dari semua Koalisi yang berada di jalan beberapa organisasi seperti Koalisi Konservatif Michigan, Dana Kebebasan Michigan dan Milisi Michigan yang anggotanya membawa senjata api.


Sebagian dari orang orang yang melakukan aksi protes tersebut membawa poster bertuliskan 'Kami Ingin Kerja' dan 'Hentikan Lockdown'. Beberapa demonstran membandingkan Gubernur Whitmer dengan Adolf Hitler. Sejumlah demonstran lainnya tampak memakai topi pro-Trump bertuliskan 'Make America Great Again' sambil melambaikan bendera 'Trump for 2020'.

Gubernur kota setempat yakni Whitmer merupakan politikus yang berasal dari Partai Demokrat, dan telah memberlakukan perintah tetap di rumah sejak 24 Maret lalu dan telah memperpanjangnya hingga 30 April. Dirinya terdampak dengan sedikitnya dua gugatan hukum yang mengklaim perintah tetap di rumah itu melanggar hak konstitusional dari setiap warga di Michigan AS.

Selama instruksi untuk melakukan kegiatan 'Stay Home, Stay Safe' sejak diberlakukan, bisnis-bisnis yang dianggap tidak terlalu berpengaruh banyak terhadap kehidupan sehari hari telah ditutup sementara. Namun toko bahan makanan ataupun restoran tetap buka seperti biasa setiap harinya.

Comments